Postingan

wtc, yasmin dan AHMADIYAH (3)

Masjid Ahmadiyah Disegel Pemkot Banjar Liputan 6Liputan 6 – 36 menit yang lalu Liputan6.com, Banjar: Masjid Al-Istiqomah milik jemaah Ahmadiyah yang berada di Kampung Tanjungsukur, Pataruman, Banjar, Jawa Barat, Rabu (25/4) petang disegel secara permanen oleh tim penanganan jemaah Ahmadiyah Kota Banjar. Penyegelan dilakukan dengan mengelas pintu masuk lingkungan masjid, pintu masuk, serta jendela masjid agar tidak digunakan lagi. Langkah ini dilakukan karena kelompok Ahmadiyah terus saja menggunakan masjid untuk kegiatan peribadahan yang melanggar surat keputusan bersama. Apalagi sebelumnya ajaran Ahmadiyah telah dinyatakan sesat dan menyesatkan.(ADO) Minggu, 22 April 2012 | 18:16 WIB Romo Magnis Dukung Jokowi? TEMPO.CO, Jakarta - Ahli filsafat dan tokoh agama Romo Magnis Suseno tampak hadir dalam diskusi yang diadakan komunitas profesional Jakarta yaitu "Jakarta Baru: Kenapa Harus Jokowi-Basuki" di Balai Sarwono Waroeng Solo, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu, 22 April 2...

YTH jak$a ka$us NazaR

Nazaruddin Ceramahi Jaksa Soal Siksa Api Neraka Mustholih - Okezone Senin, 9 April 2012 17:58 wib JAKARTA- Tersangka kasus suap Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin menceramahi Jaksa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi saat membacakan pledoi yang digelar hari ini. Dia mengingatkan ada api neraka yang menguntit mereka apabila meneruskan rekayasa kasus dugaan menerima Rp 4,6 miliar di proyek Wisma Atlet Sea Games. "(Rekayasa) anda akan dipertanggungjawabkan di akherat. Apalagi bagi anda yang beragama Islam. Ada hukuman neraka," katanya saat membacakan pledoi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2012). Nazar, sapaan akrabnya keberatan dengan tuduhan Jaksa yang menyatakan dia mengikuti pertemuan-pertemuan terkait proyek Wisma Atlet seperti di Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Januari 2010. Namun, Nazar menganggap Jaksa sengaja menggiring cerita ada aroma suap yang terjadi kepada dirinya. "Ini semua sudah rekayasa. Sangat disayangkan. Sangat naif ada JPU sepert...

kejadian BI4$4

In Brazil Cyclist’s Death, a Clash Between Wealth and Life on the Fringes Mauricio Lima for The New York Times By SIMON ROMERO Published: March 31, 2012 RIO DE JANEIRO — It started out as just another Saturday night in Brazil. World Twitter Logo. Connect With Us on Twitter Follow @nytimesworld for international breaking news and headlines. Twitter List: Reporters and Editors Enlarge This Image Marcia Foletto/Globo, via Getty Images Eike Batista, left, a mining magnate with a $30 billion fortune has defended his son, Thor Batista, right. Marcia Foletto/Globo, via Getty Images Wanderson Pereira dos Santos Thor Batista, the 20-year-old son of Brazil’s richest man, was driving back one night in March from a meal at a steakhouse in the mountains above Rio. He was on a highway at the steering wheel of his father’s $1.3 million sports car, a Mercedes-Benz SLR McLaren. Wanderson Pereira dos Santos, 30, who lived in a shack at the highway’s edge and worked unloading trailer trucks, w...

WTC dan TAMAN YASMIN (2)

Yasmin congregation conducts Easter sermon clandestinely Lutfi Rakhmawati, The Jakarta Post, Jakarta | Sun, 04/08/2012 2:31 PM Out of fear of harassment from radical groups, around 60 members of the beleaguered GKI Taman Yasmin Protestant church congregation held a clandestine Easter service at one of its member’s houses in Bogor on Sunday. The worshipers, whose church has been sealed by the Bogor administration for more than two years, spread the invitation to the service among church members and a few journalists but withheld the information from the police, who they regard as powerless in safeguarding them. Bona Sigalingging, the church’s spokesman, said that the church-goers took a lesson from last year’s Christmas celebration, where they were disrupted by dozens of hard-liners from the Reform Movement (Garis) and the Muslim Communications Forum (Forkami). “The police were there, but they did not do much to help us. Ever since, we have found no point in telling the police ab...

teroris itu ogoh-ogoh nyepi 2012

Penggerebekan di Tangsel, Hendra Biasa Jualan Jus Sirsak E Mei Amelia R - detikNews Jumat, 30/03/2012 14:42 WIB Jakarta Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kabupaten menembak mati dua terduga teroris di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kedua pria ini awalnya diburu karena terlibat pembacokan polisi di Setu, Bekasi. Salah satunya bernama Hendra Saputra (23). Warga sekitar, mengenal Hendra sebagai pria yang baik dan ramah. "Dia kerjaannya jualan jus sirsak," kata Panjang kepada detikcom di Jl Haji Sarma RT 06/01 Kampung Lio, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (30/3/2012). Panjang mengatakan, Hendra tinggal di kontrakan bercat hijau toska itu bersama istri dan dua anaknya. Pria asal Jalan Keagungan RT 3/6 Tamansari, Jakbar itu sudah menempati kontrakan berukuran 4x4 meter itu selama 5 bulan. "Satu bulan, kontrakannya bayar Rp 400 ribu, sudah termasuk pulsa listrik," kata dia. Di kontrakan milik Doni itu, Hendra jarang keluar sian...

akal dan IKAL

Merah Tewas Tertembak Saat Melompat Keluar Jendela Muhammad Taufiqqurahman - detikNews Jumat, 23/03/2012 04:15 WIB Reuters Jakarta Pelaku pembunuhan dan terkait dengan terorisme, Mohammed Merah tewas dalam aksi baku tembak dengan polisi Prancis. Merah tewas saat hendak kabur dengan melompat dari jendela apartemennya. Pria berumur 23 tahun ini merupakan tersangka atas pembunuhan tujuh orang di prancis dan mengatasnamakan dirinya bagian dari jaringan Al-Qaeda. Merah tewas dengan peluru yang bersarang ditubuhnya sebelum melompat ke luar jendela. "Saat sebuah alat perekam dikirim ke dalam kamar mandi, pembunuh keluar dari kamar mandi dan menembak membabi buta," ujar Menteri Dalam Negeri Prancis, Claude Gueant seperti diberitakan AFP, Jumat (23/3/2012). Gueant menambahkan, Merah terkena beberapa kali tembakan saat mencoba kabur. "Pada akhirnya, Mohammed Merah melompat dari jendela dengan senjata masih berada di tangannya, terus menembak. Ia ditemukan tewas di lapangan,...

galau neh ya

Sosialisasi Lewat Perangkat Daerah, Foke Unggul Riana Afifah | I Made Asdhiana | Selasa, 1 Mei 2012 | 20:33 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Masing-masing bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang akan bertarung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 tidak berhenti melakukan sosialisasi pada warga Jakarta. Berbagai cara dilakukan termasuk sosialisasi melalui perangkat daerah seperti Ketua Rukun Tetangga (RT), Ketua Rukun Warga (RW), Lurah dan Camat. Direktur Eksekutif Median Media Survei Nasional, Rico Marbun, mengatakan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli adalah pasangan yang paling gencar melakukan sosialisasi melalui perangkat daerah dibandingkan dengan lima pasangan bakal calon lainnya. "Untuk persentasenya paling tinggi dibandingkan dengan enam pasang bakal calon Gubernur lain yang bersaing dengannya," kata Rico, di Jakarta, Selasa (1/5/2012). Berdasarkan survei yang dilakukan pekan terakhir April ini, 36,3 persen responden menyatakan melihat, mendengarkan atau meng...